Home Uncategorized Bahaya Data Breach pada Perusahaan dan Cara Mencegahnya

Bahaya Data Breach pada Perusahaan dan Cara Mencegahnya

14
0
SHARE

Data merupakan hal yang sangat penting dalam setiap aktivitas bisnis. Bahkan, adanya masalah pada data di sebuah perusahaan bisa menimbulkan kerugian yang sangat besar. Salah satunya ketika terjadinya data breach yang membuat perusahaan kehilangan kepercayaan dari pada konsumennya. 

Apa Itu Data Breach? 

Data breach adalah situasi di mana terjadinya pengaksesan data oleh pihak lain yang tidak berwenang. Pengaksesan yang dilakukan bisa menyebabkan data dicuri, disalin, atau dimodifikasi, sehingga menimbulkan kerugian bagi perusahaan dan pemilik data tersebut. 

Misalnya pada data nasabah di perbankan, adanya data breach bisa menyebabkan berbagai informasi rahasia milik nasabah tersebar ke publik. Seperti data nama lengkap, nomor ponsel, alamat email, no. Ktp, dan masih banyak lagi. Hal ini tentunya sangat berbahaya, apalagi jika perusahaan yang diserang adalah perusahaan yang menyimpan berbagai data sensitif, seperti bank. 

Mengapa Data Breach Bisa Terjadi? 

Data breach bisa terjadi akibat berbagai hal, seperti: 

1. Serangan siber 

Serangan siber artinya pencurian data dilakukan dengan memanfaatkan teknologi oleh pihak lain secara sengaja. Beberapa contohnya adalah dengan pengiriman maklware, teknik phising, maupun melalui DDOS. Terkadang pihak yang melakukan serangan siber akan meminta tebusan pada perusahaan agar data tersebut dikembalikan dan tidak disebarkan. Situasi ini disebut dengan ransomware. 

2. Human Error 

Adanya kesalahan saat menginput data maupun menangani data juga bisa menyebabkan terjadinya data breach. Misalnya ketika seorang karyawan ditugaskan untuk mengirimkan data melalui email, tetapi orang tersebut melakukan kesalahan sehingga terkirim pada pihak lain. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya pencurian data jika diterima oleh pihak yang justru memanfaatkan kondisi tersebut. 

3. Malicious Insider 

Selain karena adanya human error, data breach juga bisa terjadi akibat kesengajaan dari pihak internal. Misalnya, salah satu karyawan yang bertugas untuk menangani data sensitif justru melakukan transaksi ilegal dengan menjual data tersebut pada pihak lain demi kepentingannya sendiri. 

Bagaimana Mencegah Data Breach? 

Mencegah data breach bisa dilakukan dengan berbagai cara, yaitu: 

  1. Memastikan orang yang bertanggung jawab atas data memiliki kredibilitas yang baik dan bisa dipercaya. 
  2. Melakukan pengecekan ulang setiap kali akan melakukan aktivitas berkaitan dengan data untuk mencegah terjadinya kesalahan. 
  3. Melakukan update perangkat lunak secara berkala untuk mencegah terjadinya masalah. 
  4. Melakukan perbaikan pada sistem dan jaringan untuk memastikan tidak adanya serangan dari pihak luar. 

Salah satu indikator yang menunjukkan bahwa perusahaan memiliki keamanan tingkat tinggi atas risiko data breach adalah dengan adanya sertifikasi ISO 27001 yang berkaitan dengan Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Jika saat ini perusahaan Anda belum memilikinya sementara bisnis Anda berkaitan erat dengan data sensitif, ada baiknya jika segera memilikinya untuk meningkatkan kepercayaan dari rekan bisnis Anda.